
Banyak debater Kristen pastinya pernah memperhatikan pernyataan dari debater Islam yang sering mengatakan bahwa Taurat itu palsu. Untuk artikel ini, saya memberikan alasan betapa mustahilnya Taurat di palsukan.
Sebelum itu bagi pembaca dari kalangan Islam, mari mengenal terlebih dahulu apa itu Kitab Taurat. Kitab Taurat (Pentateukh) adalah Kitab yang terdiri dari 5 Kitab (Kitab Kejadian, Kitab Keluaran, Kitab Imamat, Kitab Bilangan, Kitab Ulangan di dalam Alkitab) yang hampir keseluruhan ditulis oleh Musa, dan sebagian kecilnya ditulis oleh Yosua yang adalah pengganti Musa untuk memimpin bangsa Israel ke tanah Kanaan.
Kitab Taurat ini sangat penting bagi umat Israel dan juga Kristen, karena Kitab ini memuat penyertaan Allah bagi bangsa Israel dalam sejarah, juga memuat segala perintah dan hukum-hukum yang mengatur hubungan kepada Tuhan dan sesama.
Kitab Taurat ini sangat penting bagi umat Israel dan juga Kristen, karena Kitab ini memuat penyertaan Allah bagi bangsa Israel dalam sejarah, juga memuat segala perintah dan hukum-hukum yang mengatur hubungan kepada Tuhan dan sesama.
Berikut alasan-alasan yang membuktikan bahwa betapa mustahilnya Taurat dipalsukan:
1). Hukuman dari Allah.
Jika kita berpikir bahwa Taurat telah dipalsukan, harusnya kalian berfikir baik-baik. Taurat yang disengaja diubah adalah sama aja mendatangkan 'Murka Allah'. Dari sini pasti sudah terlihat betapa mustahilnya Taurat di palsukan. Ditambah lagi, jikalau kita membaca dengan baik-baik dalam Perjanjian Lama, Perjanjian Lama sangatlah terkenal akan hukuman dari Allah (Azab). Bayangkan, bagaimana besarnya hukuman yang cocok bagi orang yang merombak Kitab Taurat dan memalsukannya?, jikalau kita sering menonton channel tv 'Ind*siar' saja sudah takut melihat siksa kubur dan hukuman lainnya hanya karena bohong dan sebagainya, harusnya kita sudah mendapat gambaran hukuman yang cocok bagi pemalsuan Taurat, ditambah lagi itu dalam Perjanjian Lama.
2) Apa gunanya Nabi yang diutus Tuhan?
Sangat mustahil kalau Kitab Taurat dipalsukan. Karena Nabi-Nabi Israel juga mempelajari Kitab Taurat. Kalau ada indikasi pemalsuan Taurat pasti Nabi-Nabi pada zaman Perjanjian Lama akan mengetahuinya. Jangankan mengetahuinya, kalau tidak diketahui oleh Nabi pun pastinya akan diberikan pesan dari Allah, bahwa Kitab Taurat sudah di palsukan.
Alasan mustahilnya perubahan Kitab Taurat pada zaman Praperjanjian Baru.
1) ANAK-ANAK & SELURUH BANGSA ISRAEL DARI BANGSA YAHUDI PADA WAKTU KECIL SUDAH MEMPELAJARI KITAB TAURAT.
Pada waktu Yesus kecil, Yesus sudah belajar kitab Taurat. Dan kemungkinan besar para anak kecil Bangsa Israel pun turut mempelajari Kitab Taurat. Dengan adanya hal ini, sangat kemungkinan kecil sekali kali kalau Taurat bisa dipalsukan. Karena Taurat sudah mulai di pelajari oleh semua kalangan Bangsa Israel. Pasti Bangsa Israel seharusnya sudah sadar bahwa Kitab Taurat sudah dipalsukan pada zaman tersebut.
Alasan mustahilnya perubahan Kitab Taurat dalam bentuk pertanyaan. Jika kita memikirkan pertanyaan ini pasti sangat mustahil untuk dijawab. (Silahkan Kaum Islam menjawab pertanyaan saya).
1) Apa untungnya bagi para Ahli Taurat jika mereka benar-benar memalsukan Kitab Taurat? Berikan Alasannya dengan jelas!
2) Di Al-Mā'idah : 46 menyatakan bahwa Kitab Injil diturunkan untuk membenarkan Taurat. Sebutkan hasil pembenaran dari Kitab Injil untuk Kitab Taurat?
Demikian alasan yang saya berikan. Silahkan anda menentang alasan saya. Saya yakin orang Kristen bisa mengerti dan memahami alasan saya sehingga merasakan betapa mustahil Kitab Taurat sudah dipalsukan.